BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Rabu, 19 Juni 2013

Kisah Nyata Polwan Inggris Jatuh Cinta Pada Islam dan Berjilbab


Dilansir dari The New Stribe, setiap hari sekitar 13 orang Inggris masuk Islam dan sebagian di antaranya adalah warga berkulit putih. 75 % di antaranya adalah wanita.

Membuat keputusan untuk memilih agama yang kita yakini memang tidak mudah. Namun bagi wanita yang bekerja sebagai polisi, Jayne Kemp, berhasil melakukannya dengan sungguh-sungguh dan nampaknya ia sangat menikmati hal tersebut.

Wanita berusia 28 tahun ini jatuh cinta pada Islam dan mulai menggunakan jilbab, bahkan ketika ia bekerja. Jayne menjadi begitu penasaran dengan agama Islam sejak ia menolong seseorang. Ia kini juga berencana untuk mengubah namanya menjadi Aminah.

Jayne bertugas dengan menggunakan hijab dan kadang mengambil waktu ekstra gar pada hari Jumat ia bisa libur dan menghadiri Sholat Jumat di masjid, dilansir dari The Sun. Keputusannya ini ia terapkan sejak April 2012 lalu.

"Kupikir Islam mengharuskan setiap wanita untuk memasak di dapur, namun aku belajar kesederhanaan, kesabaran dan sikap saling menghormati pada orang lain," kata Jayne. "Aku bukan mencari agama yang tepat saat ini saja. Kurasa aku jatuh cinta dengan Islam."

Keputusan Jayne ini adalah kehendak pribadi. Oleh karena itu, ia kini memiliki keyakinan yang berbeda dari anak-anaknya dan suaminya. Namun hal itu tak menjadi masalah. Biasanya anak-anak ini akan merayakan Natal bersama sang ayah dan Jayne akan membuat masakannya sendiri agar lebih halal.

"Keluargaku umumnya saling mendukung. Aku bahagia bila mereka bahagia. Kata saudara perempuanku, aku terlihat sangat bahagia saat ini." ujarnya.

Salah satu yang membuat Jayne makin yakin untuk menjadi muslimah adalah saat ia ngobrol dengan muslim lainnya di Twitter. Muhammad Manzoor yang menjadi pengurus masjid lokal di sana membantunya untuk berubah seperti sekarang. Meski pada awalnya ia sempat takut kalau para koleganya akan mencibir dengan perubahan hidupnya yang sangat drastis dan dramatis.

Banyak orang yang meyakini bahwa langkah tersulit dalam kehidupan adalah langkah pertama. Namun, kita tak akan tahu apa yang mungkin terjadi bila tidak melangkahkan kaki kita. Jayne memang awalnya ragu menjadi muslimah. Namun setelah belajar banyak dan memantapkan hati, ia memberanikan diri untuk masuk Islam dan berjilbab.

Jayne bahkan mengikuti aturan sholat, berpakaian dan makan yang benar dalam Islam. Beruntungnya Jayne memiliki keluarga yang saling mendukung sekalipun memiliki perbedaan. Semoga Jayne bisa semakin memantapkan jalan hidupnya kini.

Sumber: vemale.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar