BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2011

Roadshow Entrepreneur di Bandung oleh Pimpinan IFA .



Pada hari Sabtu 24 Desember 2011 Direktur Utama PT Ifaria Gemilang Tanu Sutomo mengadakan Roadshow Entrepreneur di La Gardena Kopo Square Jl.Raya Kopo Bihbul No.45 Bandung, Jawa Barat. Acara yang diselenggarakan oleh Depot Bandung Djunaedhy bekerjasama dengan KP IFA mampu mengundang 400 orang.

Kemeriahan dan kesemarakan terlihat dengan kehadiran beberapa Pimpinan Depot beserta Leader maupun para undangan. Mereka antara lain Depot Yati Citeureup, Depot Ani Cahyani Ciamis, Depot Tita Sukabumi, Depot Hera Cipanas serta tak ketinggalan Depot Wagiati Surabaya.
Roadshow yang berlangsung selama tiga jam tersebut mengangkat tema "Membangun Pribadi Yang Dahsyat Untuk Masa Depan yang Cerah".

Tepat pukul 13.00 WIB acara dibuka oleh MC Cantik Leader IFA dari Bandung kemudian disusul dengan penampilan dari leader IFA yang mempertunjukan kelihaiannya menari Jaipongan. Disusul oleh hadirin yang berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan IFA yaitu Jingle IFA.

Pada kesempatan tersebut diserahkan PIN penghargaan oleh Tanu Sutomo kepada para leader-leader kategori Pengundang Terbanyak, serta penyamatan PIN Sertifikasi Leader, Top Sales, Top Rekrut dan Penghargaan hp Blackberry.

Acara tidak berhenti disitu, karena ada pula Demo Produk Cookware IFA. Produk ini merupakan salah satu unggulan dari IFA yang coba diperkenalkan ke masyarakat luas dengan tujuan agar lebih diketahui.

Tentunya pula, acara hiburan berhadiah dinantikan berupa doorprize untuk para undangan yang hadir dan memakai Produk IFA paling banyak saat acara.  Tidak itu saja, mereka pun diminta untuk melakukan fashion show layaknya model profesional. Waktu terus berputar namun antusiasme para undangan masih terlihat, mereka belum mau bergeming dari kursinya, apalagi dipertengahan acara mereka dihibur dengan penampilan tarian India oleh salah satu Leader IFA.

Yang spesial dari acara ini selain antusiame para undangan yang datang, Tanu Sutomo sengaja datang lengkap sekeluarga yaitu bersama istri dan dua orang anaknya. Pada kesempatan tersebut, Jesica Novia Sutomo anak sulungnya tidak mau kalah dengan orang tuanya sebab di kesempatan ini dia tampil memberikan inspirasinya yaitu tentang ayah, ibu dan anak dengan menggunakan bahasa Mandarin dan Indonesia. Memang walaupun masih sangat muda selain cantik dan pintar gadis ini mempunyai visi dan misi yang sangat kuat dalam pencapaian mimpi-mimpinya di dalam kehidupan ini. Ramah, peduli, terbuka dan berani adalah sifat yang selalu dihidupkan oleh gadis muda ini sehari-hari.

Acara berlanjut kepada testimoni pimpinan Depot Djuenadhy Gunawan disusul dengan Penghargaan kepada para Leader yang mendapatkan KCSM dan KPI.

Puncak acara yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, berupa motivasi dari Tanu Sutomo. Dalam pemaparannya, ditegaskan beberapa point penting untuk menjadi orang berhasil. Salah satunya mengenai pola pikir yang harus segera diubah  yaitu  jangan hanya inginkan berhasil tapi inginkanlah secepat mungkin untuk berhasil, karena kalau hanya ingin berhasil umur 80 tahun pun bisa saja anda baru berhasil. Tapi berhasil sesegera mungkin dan masih muda adalah soal keputusan dan ketegasan Anda sehingga contoh sederhananya adalah anda bisa jalan-jalan bersama istri dan anak-anak dimanapun yang anda inginkan juga waktu masih sehat, kuat dan muda.

Rencanannya roadshow seperti ini tidak hanya dilakukan di Bandung, tapi sedikitnya masih ada 5 kota lagi di seluruh Indonesia yang menunggu kedatangan Tanu Sutomo memberikan inspirasi-inspirasi sukses kepada banyak orang.




Mau jadi agent IFA ..? Silahkan klik : DISINI

atau

Jadi agent Tiket Pesawat ..? Silahkan klik : DISINI



Inilah Orang-orang yang menggemparkan Indonesia Sepanjang Tahun 2011

Dari Nazarudin sampai Sondang Hutagalung.

Sejumlah nama mendominasi pemberitaan media massa di Indonesia di tahun 2011. Masyarakat tentu tak akan lupa Muhammad Nazaruddin, eks Bendahara Partai Demokrat yang kasusnya membuat heboh, dibumbui drama pelarian, dan "nyanyian" yang membuat merah kuping banyak orang.
Ada politisi yang kepergok melihat video mesum, juga kisah tentang polisi yang jadi selebritis, Norman Kamaru yang diwarnai konflik yang berujung pada pemecatan. Lalu, di penghujung tahun, kita dikagetkan dengan aksi bakar diri mahasiswa Universitas Bung Karno, Sondang Hutagalung di depan Istana Negara.
Berikut daftar nama orang yang menggegerkan Indonesia:
Arifinto
Politikus PKS no 72 Arifinto kepergok lihat gambar porno

Jumat 8 April 2011, di tengah debat panas dalam sidang paripurna yang membahas gedung baru DPR, muncul pemberitaan yang lebih heboh. Tak ada kaitan dengan rencana gedung mahal para wakil rakyat.

Seorang anggota DPR tertangkap kamera wartawan sedang melihat ke arah komputer tablet yang menayangkan video mesum.

Belakangan, Arifinto, anggota DPR dari Fraksi PKS mengaku sebagai orang yang ada dalam foto tersebut. Namun, ia membantah saat itu sedang menonton video berkategori XXX saat sidang berlangsung.

Ia berdalih tak sengaja. Link video mesum itu didapat dari surat elektronik dari nama yang tidak dikenal. Karena penasaran, ia akhirnya membukanya. Kenapa pengirimnya tidak dikenal tapi surat itu masih dibuka? "Ya itu kan biasa Mas. Banyak sekali email yang masuk," kata anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VII ini.

Skandal Arifinto juga menjadi perhatian dunia. Situs berita Australia, The West Australian menempatkannya dalam daftar tujuh nama tokoh dunia yang terjerat skandal seks di tahun ini.


Muhammad Nazaruddin
Nazaruddin Tiba Di KPK

Muhammad Nazaruddin mulai disebut-sebut dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games XXVI pada April 2011. Sejak itu, nama eks Bendahara Partai Demokrat itu mendominasi pemberitaan soal hukum.

Kasus Nazar menjadi menarik gara-gara aksi pelariannya ke sejumlah negara. Menggunakan paspor kerabatnya, ia lari ke Singapura pada 23 Mei 2011. Dia lalu Vietnam, Kamboja, Spanyol, Dominika, sebelum akhirnya tertangkap di kota wisata Cartagena, Kolombia, Minggu malam waktu setempat, 7 Agustus 2011.

Namun, yang paling membuat heboh adalah "nyanyiannya". Nazar menyebut sejumlah nama, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, anggota DPR, juga koleganya di Partai Demokrat.

Sebelum tertangkap di Kolombia, Nazaruddin bernyanyi bahwa sejumlah petinggi Partai Demokrat menerima aliran dana yang berasal dari kasus Kemenpora, termasuk Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh. Baik Anas maupun Angelina sudah membantahnya.

Tak hanya Demokrat, Nazaruddin juga menembak sejumlah petinggi KPK yang dia sebut pernah bertemu dengannya, mulai dari Ketua Busyro Muqoddas, Chandra M Hamzah, M Jasin, dan Haryono Umar. Tudingan juga dialamatkan ke pejabat KPK lainnya yang kemudian memaksa KPK membentuk Komite Etik  Komite Etik untuk mengusut hal tersebut.

Nunun Nurbaetie
Nunun Nurbaeti diperiksa KPK

Seperti halnya Nazaruddin, tersangka dalam kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004 ini pada Mei 2011, Nunun Nurbaetie juga memilih kabur ke luar negeri.

Awalnya, ke Singapura dengan alasan mengobati penyakit lupanya. Istri mantan Wakapolri, Adang Daradjatun itu akhirnya ditangkap Interpol dari Polisi Kerajaan Thailand pada Rabu 7 Desember di Bangkok. Pada Sabtu 10 Desember, Nunun dibawa kembali ke Jakarta dan kemudian ditahan di Rutan Pondok Bambu.

Nunun dianggap saksi penting dalam kasus dugaan suap saat Miranda Goeltom terpilih menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Miranda sendiri sudah berkali-kali membantah dalam kasus ini.

Dalam kasus ini, sudah lebih 30 anggota DPR dibekuk dan masuk bui. Termasuk mantan menteri yang juga politisi Golkar, Paskah Suzetta, dan Panda Nababan dari PDI Perjuangan.

Norman Kamaru
Briptu Norman Kamaru

Awal April 2011, Indonesia dihebohkan dengan kemunculan video "Polisi Gorontalo Menggila", rekaman 30 detik yang memperlihatkan seorang anggota polisi sedang menyanyikan lagu India, "Chaiyya Chaiyya" dengan cara lypsinc alias gerak bibir dengan menyesuaikan lirik lagu.

Pemapilan Briptu Norman Kamaru, yang kini mantan polisi, sempat dipermasalahkan institusinya, Polri, namun berubah sikap dan membuatnya sebagai kampanye untuk melembutkan citra polisi yang sangar-- akibat tekanan masyarakat luas.

Namun, Norman kemudian dihadapkan pada dilema: karir sebagai polisi atau masa depan sebagai artis. Ia lebih condong pada yang ke dua. Berkali-kali Norman terlibat konflik dengan institusinya, gara-gara tak masuk kerja demi syuting atau show.

Setelah surat kemunduran dirinya ditepis atasannya, lalu elalui sidang kode etik di Polda Gorontalo, Selasa 6 Desember 2011, Norman Kamaru resmi dipecat sebagai anggota Brimob. Ia juga tak dibolehkan memakai atribut Polri dan harus menanggalkan embel-embel "Briptu" dalam namanya.

Mirip dengan kehebohannya saat videonya meledak di YouTube, pemecatan tidak hormat Norman tak hanya jadi konsumsi dalam negeri, tapi jadi pemberitaan dunia.

Malinda Dee
Malinda Dee

Maret 2011, Indonesia dihebohkan dengan kasus penggelapan dana miliaran rupiah milik nasabah bank yang diduga dilakukan Malinda Dee alias Inong Melinda.

Tak hanya menyeret nama bank sekelas Citibank, kasus ini menjadi menarik karena dibumbui gaya hidup perempuan 47 tahun itu yang mewah.

Selain dandanan yang "wah", ia punya koleksi mobil mewah: Hammer H3, satu unit mobil Ferrari Scuderia, satu unit mobil Ferrari California, dan satu unit mobil Mercedes Benz. Juga sejumlah apartemen mahal, meski dibelinya secara kredit.

Uang diduga hasil kejahatannya juga digunakan untuk membiayai hidup suami sirinya, Andhika Gumilang -- seorang artis muda yang dari sisi umur pantas jadi anaknya. Andhika juga menjadi terdakwa dalam kasus yang sama.

Saat dipenjara, Malinda sempat menjalani operasi akibat radang payudara yang ia derita. Waktu itu, kontroversi pun mencuat soal siapa yang bertanggung jawab membiayai operasinya itu.

Ruyati
Ruyati

Pedang algojo Arab Saudi mengakhiri hidup Ruyati Binti Satubi, tenaga kerja wanita asal Indonesia, pada 18 Juni 2001. Yang membuat geger, eksekusi dilakukan tanpa pemberitahuan pada negara dan pihak keluarga.

Efek dari pemancungan itu luar biasa, pemerintah dituding tak peduli, demo dilakukan silih berganti.

Namun, hilangnya nyawa Ruyati tak sia-sia. Pemerintah berhasil menyelamatkan TKW Darsem. Menanggapi eksekusi pancung Ruyati, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung mengeluarkan enam keputusan. Salah satunya, membentuk satgas khusus penanganan dan pembelaan WNI yang terancam hukuman mati.

Sondang Hutagalung
Sondang, Mahasiswa UBK yang diduga bakar diri

Aksi mengejutkan terjadi di depan Istana Negara, Rabu 7 Desember 2011. Sambil berlari, seorang pria tiba-tiba menyiram tubuhnya dengan bensin dan menyulut api.

Sosok itu lantas tergeletak dengan luka bakar parah, hingga 90 persen. Belakangan diketahui, pelaku bakar diri adalah Sondang Hutagalung (22), mahasiswa Universitas Bung Karno. Tiga hari kemudia, pada Sabtu 10 Desember 2011 petang, ia dinyatakan meninggal dunia.

Sejumlah spekulasi soal mengapa Sondang bakar diri merebak. Para aktivis menyatakan, apa yang dilakukannya bukan karena stres. Sondang tidak gila.
Apalagi Sondang dikenal aktif mengikuti aksi demonstrasi korban pelanggaran HAM. Aksinya mengingatkan pada peristiwa yang terjadi 11 Juni 1963. Kala itu, seorang biksu aliran Mahayana asal Vietman, Thich Quang Duc membakar diri di tengah persimpangan padat di Kota Saigon -- sekarang Ho Chin Minh City.
Angelina Sondakh
Angelina Sondakh Diperiksa KPK

Semua orang ikut berduka ketika perempuan ini kehilangan suaminya, Adjie Massaid, Sabtu 5 Februari 2011.

Namun, hanya sekitar dua bulan berlalu, cobaan kembali mendatangi Angelina Sondakh. Angie -- nama akrabnya -- dikait-kaitkan dengan kasus suap Wisma Atlet SEA Games. Namanya juga kerap disebut dalam sidang perkara tersebut. Oleh dua terdakwa: Nazaruddin dan Mindo Rosalina Manulang.

Di tengah kasus hukum yang menyeretnya, kisah kasih Angie juga jadi perhatian publik. Sempat digosipkan dekat dengan Mudji Massaid, adik dari mendiang suaminya, belakangan politisi Demokrat itu dikabarkan menjalin kasih dengan seorang penyidik KPK, Kompol Raden BS.
Sumber • VIVAnews




Januari 2012 Asuransi "Delay" Mulai Diimplementasikan.

 
JAKARTA, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih menggodok Pasal 16 dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 yang mengatur soal mekanisme asuransi delay, khususnya syarat konsorsium asuransi.

Targetnya, peraturan ini akan siap diimplementasikan pada 1 Januari 2012 nanti. "Sekarang kami sedang menyusun persyaratan konsorsium asuransi, perusahaan mana saja yang mau masuk," ujar Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Selasa (27/12/2011) di Jakarta.

Pelaksana Harian Direktur Angkutan Udara, Djoko Murjatmodjo, menyatakan, aturan asuransi delay ini sudah disetujui oleh semua maskapai. "Semua maskapai sudah setuju, tapi yang masih didiskusikan adalah pasal 16 soal konsorsium asuransi," ujar Djoko.

Menurutnya, syarat-syarat perusahaan asuransi yang ingin ikut dalam peraturan ini, seperti aturan hukum modal minimum perusahaan asuransi, masih disusun. "Hari ini kami sedang bicarakan dengan biro hukum. Kalau tidak ada halangan, 1-2 hari lagi bisa naik untuk ditandatangani Menteri," tambah Djoko.

Nantinya, penggantian ganti rugi ini akan diawasi oleh pihak otoritas bandara. "Penggantiannya akan berupa uang tunai ataupun voucer sebesar Rp 300.000. Jika berbentuk voucer, maka harus bisa diuangkan paling lambat satu hari kerja setelahnya di kantor airline terdekat," ungkap Djoko.

Seperti diketahui, sejatinya peraturan ini bakal diimplementasikan pada November lalu, tetapi mengalami penundaan. Beleid ini salah satunya akan mengatur ganti rugi sebesar Rp 300.000 kepada penumpang akibat keterlambatan penerbangan atau delay selama empat jam. (Harry Febrian/Kontan)
 
 

Sabtu, 24 Desember 2011

Inilah Kelebihan Pakai Domain .id



JAKARTA, Pemakaian nama domain .id selama ini masih belum banyak dilirik oleh pengguna Internet di Indonesia karena dianggap tidak komersial.
 Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Sigit Widodo mengaku pengguna Internet masih menyukai nama domain berakhiran .com dibandingkan .id. Padahal akhiran domain tersebut justru mencerminkan identitas sebagai bangsa Indonesia.
"Seharusnya sebagai bangsa Indonesia harus bangga memakai akhiran domain .id dibandingkan domain lain," kata Sigit selepas pers conference di Hotel Aston Rasuna Jakarta, Rabu (2/11/2011).
 Secara internasional, akhiran domain .id memang mencerminkan identitas bangsa Indonesia, baik itu identitas sebuah perusahaan,organisasi atau institusi yang berada di Indonesia.
"Kalau lingkup usahanya berada di Indonesia, mengapa tidak memakai domain .id. Ini seperti kita harus membela tim nasional sepakbola kita dibandingkan tim sepakbola dari luar negeri. Meskipun tim nasional kita sering kalah," jelasnya.
Selain masalah nasionalisme, penggunaan domain .id ini merupakan jaminan bahwa perusahaan atau institusi atau organisasi tersebut memang berada di Indonesia. Hal itu juga memudahkan direktori pencarian nama-nama website asli Indonesia.
Dengan demikian, apabila pengguna Internet di luar negeri ingin mencari domain asli Indonesia bisa dipastikan dari akhiran domain .id tersebut pada masing-masing websitenya.
"Memang kalau dilihat langsung,lebih enak memakai domain .com. Tapi kalau ingin lebih nasionalisme, seharusnya memakai domain .id," katanya.
Sejak tahun 1994, pengguna domain .id baru mencapai 58.000 website hingga saat ini. Secara perlahan PANDI akan terus mensosialisasikan penggunaan domain .id ke beragam institusi, organisasi, perusahaan kecil maupun besar hingga pengguna internal.
"Kami mengharap setiap tahun ada penambahan minimal 58.000 pendaftar baru," jelasnya. PANDI sendiri menargetkan akan mendapatkan jumlah pengguna domain .id sebesar 250.000 pengguna di 2015.
Sumber : KOMPAS.com - 

Selasa, 20 Desember 2011

Merpati Akan Polisikan Jetlease


Ancaman perusahaan penyewaan pesawat (lessor) asal Perancis, Jetlease SARL, untuk menggugat perusahaan maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) ditanggapi dingin Direktur Utama Merpati Sardjono Jhony Tjitrokusumo.

Menurut Jhony,  pihaknya justru akan memolisikan Jetlease sebagai lessor yang melakukan wanprestasi atau prestasi buruk terkait pemenuhan atas kontrak sewa 2 unit pesawat Boeing 737-300, sejak Juni 2007.

"Saya ketawa saja melihat manuver pihak lessor, yang katanya mau menggugat Merpati karena gagal menyelesaikan kewajiban bayar sewa. Padahal, faktanya terbalik. Justru mereka (Jetlease) berupaya keras mau menipu Merpati, tetapi gagal terus. Jadi, kalau begini, maka kami akan mengambil tindakan memolisikan Jetlease," tutur Jhonny dalam siaran persnya, Minggu.

Awalnya, jangka waktu kontrak sewa pesawat antara Jetlease dan Merpati akan berlangsung selama 78 bulan atau 6,5 tahun, dan berakhir Juni 2014. Adapun harga sewa satu pesawat per bulan disepakati senilai 145.000 dollar Amerika Serikat, atau sekitar
Rp 1,4 miliar.

Dalam agreement, kedua belah pihak menyepakati LC sebesar 1 juta dollar AS dan cash 435.000 dollar AS, sebagai dana security deposit pesawat. Adapun pesawat dijaminkan pihak lessor ke bank. Namun, sejak Desember 2010, salah satu pesawat tidak bisa beroperasi karena ketiadaan komponen dua engine-nya. Sementara satu lainnya beroperasi, dengan menggunakan engine sewa.

Terhitung hingga November 2010, total outstanding atau kewajiban yang harus dibayarkan Merpati kepada pihak Jetlease sebesar 1,7 juta dollar AS. Adapun deposit yang terkumpul untuk dua pesawat sebesar 2.870.000 dollar AS, ditambah maintenance reserve (MR) 4.230.000 dollar AS.

"Jadi ada sekitar 7,1 juta US dollar yang terkumpul untuk security deposit dan maintenance reserve. Dan pihak Jetlease  terus memaksa Merpati mencairkan 1,7 juta US dollar. Namun, faktanya, hingga detik ini pihak Jetlease tidak pernah menyerahkan satu pun engine pengganti dari tiga engine yang dijanjikan, yang menjadi keharusan dari pihak Jetlease," papar Jhony.

Tidak ada alasan esensial dari Jetlease, mengapa tidak menyerahkan satu pun dari tiga engine pengganti (engine exchange) yang sudah disepakati. Bahkan Jetlease sendiri tidak memberikan tanggapan atas beberapa poin, yang disepakati melalui pertemuan antara Merpati dan Jetlease, pada 11 November 2011, termasuk kesepakatan melalui renegosiasi perpanjangan kontrak hingga dua tahun, dengan konsekuensi penurunan harga sewa dari 145.000 dollar AS menjadi 80.000 dollar AS per bulan.

Walaupun tidak sepenuhnya konsisten, pihak Merpati pada prinsipnya sudah menunjukkan niat baik (good faith), menyangkut urusan pembayaran sewa. Namun, mengingat pesawat Jetlease sudah cukup lama tidak beroperasi (grounded) sebagai konsekuensi tidak dipenuhinya kewajiban,  Merpati mengambil sikap tegas. "Termasuk menolak intervensi pihak lain yang dicoba dimanfaatkan Jetlease, karena Merpati tidak mau tertipu atau dicurangi," ucap Jhony.

(Kompas)
SUPPORT BY