BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Rabu, 06 April 2011

Atap Pesawat Copot, Boeing Keluarkan Service Buletin


Perusahaan pembuat pesawat Boeing Company, mengeluarkan service bulletin kepada seluruh maskapai penerbangan yang mengoperasikan pesawat tersebut. Buletin dikeluarkan setelah peristiwa copotnya atap pesawat milik Boeing 737 series milik Southwest di Amerika Serika beberapa hari lalu.

Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai maskapai di Indonesia yang mengoperasikan pesawat tersebut segera meresponsnya. "Kami akan melaksanakan pemeriksaan menyeluruh sesuai dengan yang dikeluarkan dalam service buletin," ujar juru bicara Garuda Indonesia, Pujobroto, dalam rilisnya, Rabu, 6 April 2011.

Menurut Pujobroto, Garuda secara proaktif telah melaksanakan pemeriksaan visual (visual inspection) terhadap 5 dari 14 pesawat Boeing 737 classic yang dioperasikan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah memerintahkan empat maskapai penerbangan memeriksa pesawat Boeing jenis 737 seri 300, 400, dan 500. Di Indonesia ada 23 pesawat Boeing jenis itu jenis 737 seri 300, 400, dan 500.

Maskapai yang masuk dalam daftar Boeing untuk segera diperiksa adalah 18 unit milik Garuda Indonesia, dua unit milik Batavia Air, dua milik Sriwijaya Air, dan satu milik Travira Air. "Pemeriksaan meliputi keretakan sekecil apa pun, termasuk keretakan yang tidak bisa dilihat secara visual," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S.

 (Tempointeraktif)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar