BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Kamis, 07 April 2011

KSAU Berharap Pengadaan F 16 Segera Terlaksana


KSAU Marsekal Imam Supaat (kiri) (Foto: Tri/Okezone)
KSAU Marsekal Imam Supaat (kiri) (Foto: Tri/Okezone)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Imam Sufaat, berharap pembenahan alutsista TNI AU bisa terwujud. Salah satu yang saat ini masih dalam proses yakni pengadaan pesawat tempur jenis F 16.

"Sampai saat ini F 16 masih dalam proses, bahwa kita perlu kekuatan udara yang cukup, sehingga ada peluang itu kita membuat surat," kata Imam usai gladi bersih upacara menyambut hari ulang tahun TNI AU ke 65 di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2011).

Imam menjelaskan, inisiatif TNI AU untuk menambah jumlah pesawat tempur jenis F 16 ini sudah berlangsung sejak 2009 lalu, namun hingga saat ini masih mengalami kendala.

"Inisiatornya dari Angkatan Udara sudah dari 2009, Tapi belum ada persetujuan dari Amerika dan parlemen atau DPR kita," katanya.

Kendati demikian, dia membantah pengadaan pesawat tempur F 16 ini menjadi pembicaraan pemerintah Indonesia dengan Presiden Amerika Barack Obama saat mengunjungi Indonesia beberapa waktu lalu.

"Saya kira dalam kunjungan (kemarin) tidak bicara itu," tegasnya.  

(ded)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar